Terkait Jual Vaksin Secara Ilegal, Kemenkum HAM Tunggu Proses Hukum Dokter Rutan Berinisial IW

156
Kadiv PAS Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Anak Agung Gde Krisna saat memberikan keterangan. (Ist) 
Kadiv PAS Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Anak Agung Gde Krisna saat memberikan keterangan. (Ist) 

Terkait Jual Vaksin Secara Ilegal, Kemenkum HAM Tunggu Proses Hukum Dokter Rutan Berinisial IW

garudaonline – Medan | Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) Sumut masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan dari pihak kepolisian terkait kasus dugaan penjualan vaksin Covid-19 secara ilegal.

Pasalnya, seorang dokter berinisial IW yang bertugas di Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan telah ditangkap oleh Polda Sumut. Karena itu, Kememkum HAM Sumut akan menindak tegas IW sesuai dengan Peraturan Pemerintah 53 Tahun 2010 Tentang Displin Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Tindakan tegas, kalau di PP 53 ada kategori klasifikasi hukuman terhadap pegawai. Kalau memang ini, implikasinya pidana pasti yang bersangkutan akan dipecat,” tegas Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv PAS) Kanwil Kemenkum HAM Sumut, Anak Agung Gde Krisna kepada wartawan, Jumat (21/5/2021).

Anak Agung mengatakan, IW merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak tahun 2019 lalu. “Kami lakukan koordinasi dengan Polda. Kami menyatakan bahwa memang betul ada satu orang oknum ASN di Rutan Klas I Medan yang sedang diperiksa oleh temen-teman dari Polda Sumut,” katanya

Anak Agung meambahkan, bahwa aktivitas dugaan jual beli vaksin COVID-19 diluar tugas IW sebagai dokter di Rutan. Menurutnya, dokter tersebut sudah tidak tampak bertugas sejak Selasa tanggal 18 Mei 2021 lalu.

“Menurut informasi yang kami dapat dari temen-teman hasil hoordinasi, oknum ASN ini melakukan aktivitas yang dituduhkan berupa penjualan vaksin yang dilakukan di luar kedinasan,” tambahnya.

Atas hasil koordinasi itu, Anak Agung menyimpulkan apa dilakukan IW diluar kedinasan dan tidak diketahui pimpinan. Baik di Kanwil Kemenkum HAM Sumut maupun Rutan Klas IA Tanjung Gusta Medan. ‎”Akibatnya, ini menjadi tanggung jawab yang bersangkutan secara pribadi,” pungkasnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya ‎menyerahkan proses hukum IW kepada Polda Sumut dan siap membantu bila diperlukan. “Kita selalu menjaga sinergitas dengan temen-temen di Polda Sumut dan mendukung penegakan hukum yang sedang berjalan,” ungkap Anak Agung. (RD)

Berita sebelumyaHendro Susanto : Oknum ASN Jual Vaksin Tindakan Tak Bermoral, Harus Diusut Tuntas
Berita berikutnyaPolda Sumut Ungkap Praktik Perdagangan 185 Ribu Vaksin