Tim Penyidik DJP Sumut II Sita Tanah di Labuhanbatu

136
Tim PPNS DJP Sumut sita tanah milik wajib pajak inisial SM di Labuhanbatu. (Ist)
Tim PPNS DJP Sumut sita tanah milik wajib pajak inisial SM di Labuhanbatu. (Ist)

garudaonline – Labuhan Batu l Tim Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara II (Kanwil DJP Sumut II) melakukan penyitaan terhadap aset milik wajib pajak berinisial SM terkait adanya tindak pidana di bidang perpajakan berupa tanah di Kelurahan Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut.

“Adapun tindak pidana di bidang perpajakan yang dilakukan oleh SM adalah dengan sengaja tidak menyetor pajak yang telah dipotong atau dipungut sebagaimana diatur dalam Pasal 39 ayat (1) huruf i Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum Perpajakan (UU KUP),” kata Kakanwil DJP Sumut I, Eddi Wahyudi, Kamis (4/8/2022).

Tindakan penyitaan dilakukan untuk pemulihkan kerugian pada pendapatan negara yang ditimbulkan dari tindak pidana di bidang perpajakan tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 44 UU KUP sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP).

“Penyitaan dilaksanakan oleh Tim Penyidik yang didampingi Tim Fungsional Penilai Kanwil DJP Sumut II dan perwakilan dari Tim Koordinasi dan Pengawasan (Korwas) Penyidik PNS Kepolisian Daerah Provinsi Sumatera Utara,” jelasnya.

Kantor Wilayah DJP Sumatera Utara II mengimbau agar seluruh wajib pajak menghindari segala praktik yang bertentangan dengan ketentuan perpajakan.

“Kesadaran dari wajib pajak untuk menghitung, menyetor dan melaporkan pajaknya dengan benar, lengkap, dan jelas adalah faktor utama menuju Indonesia lebih maju,” tegasnya. (Nor)

Berita sebelumyaDukung Energi Bersih, PLN UIW Sumut Kampanye Kendaraan Listrik di Pulau Samosir
Berita berikutnyaPembangunan Kantor Permanen KAHMI Sumut Dimulai 17 September 2022