TNI AL Gagalkan Penyelundupan 36 Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia

150
Pekerja imigran. (Garuda/
Pekerja imigran. (Garuda/

garudaonline – Medan | Kapal Patroli keamanan laut Lanal Tanjungbalai Asahan mengamankan 36 Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal di Perairan Muara Sungai Asahan, Sumatera Utara (Sumut).

Hingga saat ini ke-36 orang yang diduga PMI ilegal serta kapal dan ABK masih dalam pengawasan Lanal Tanjungbalai Asahan.

“Kapal tanpa nama dengan ukuran 5 GT tersebut ditangkap pada Kamis (8/4/2021) pukul 03.00 WIB di Perairan Muara, Sungai Asahan pada koordinat 99° 51,8’ T – 03° 01’ U,” kata Danlantamal I Belawan, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso.

Dia menyebutkan kapal kayu tanpa nama tersebut diawaki berinisial MW  sebagai nakhoda dengan ABK 2 orang  membawa 36 orang terdiri dari 24 pria, 12 orang wanita dan seorang orang balita  perempuan yang diduga menjadi Pekerja Migran ilegal. Mereka rencananya berangkat ke negara jiran Malaysia.

“Setelah dilaksanakan penggeledahan terhadap kapal muatan dan barang bawaan tidak diketemukan barang-barang terlarang baik oleh PMI maupun ABK. Saat ini calon PMI tersebut diamankan di Mako Lanal TBA di Desa Asahan Mati Kabupaten Asahan untuk selanjutnya diserahkan ke petugas Imigrasi,” paparnya.

Menurutnya pelanggaran yang dilakukan oleh kapal dan nahkoda adalah UU Nomor 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran yang akan ditangani Pangkalan TNI Angkatan Laut Tanjungbalai Asahan. Sedangkan pelanggaran keimigrasian akan ditangani oleh petugas dari Imigrasi Tanjungbalai Asahan.

“Menjelang Ramadan memang marak pelanggaran seperti masuknya barang selundupan ataupun keluar masuk ke Indonesia secara ilegal. Maka sesuai perintah  Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono agar seluruh jajaran Angkatan Laut untuk tetap waspada menjaga keamanan perairan di wilayah kerja masing-masing,” sebutnya.

Sementara itu, Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid mengatakan pemeriksaan kapal agar terus dilanjutkan sesuai prosedur dan tetap berkoordinasi dengan instansi samping yang berwenang dalam hal ini Imigrasi.

“Proses pemeriksaan terhadap yang diduga sebagai Pekerja Imigran Ilegal harus sesuai dengan protokol kesehatan yang ketat untuk memutus penyebaran virus Covid-19 yang belum tuntas dengan tetap memakai masker, menjaga jarak, tidak bergerombol dan selalu mencuci tangan,” bebernya. (NOR)

Berita sebelumyaGubernur Akpol Tinjau Posko Satlat Kijang Latsitardanus XLI di Asrama Haji
Berita berikutnyaPLN Siagakan 222 Posko dan 2.700 Personel di Sumut Selama Ramadhan