Tunjangan Sertifikasi Guru Triwulan 3 Tahun 2022 Segera Cair

1744
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Akmal, SH. (Garudaonline/HR) 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Akmal, SH. (Garudaonline/HR) 

garudaonline – Aceh Selatan | Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Selatan menyebutkan jadwal pencairan tunjangan sertifikasi guru triwulan 3 tahun 2022 segera dilakukan pada pekan ketiga bulan November 2022.

Hal ini tentunya kabar baik bagi insan pendidik, khususnya yang telah memiliki sertifikasi dalam wilayah kabupaten Aceh Selatan.

“Penyaluran sertifikasi guru untuk jenjang TK,SD dan SMP dalam wilayah Aceh Selatan, Insya Allah kita bayarkan pada Senin (21/11/2022) dan saya baru menandatangani SPM untuk itu,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Selatan, Akmal, SH, Kamis (17/11/2022) di Tapaktuan.

Untuk itu sambungnya, para guru bersertifikasi tidak perlu resah karena hak haknya tetap disalurkan seiring dengan kewajiban yang telah dilaksanakan untuk melahirkan generasi generasi Aceh Selatan yang pintar.

Pengakuan Akmal, terkait penyaluran sertifikasi untuk triwulan 4, pihaknya terus berupaya untuk dapat dicairkan pada tahun 2022, sepanjang data data guru yang diberikan telah valid.

Karenanya, pesan Akmal bagi guru yang INFO GTK-nya masih berstatus belum valid, silahkan berkoordinasi dengan operator sekolah jika masih ada yang belum sesuai dan pastikan data yang diinput sudah sesuai.

Selain itu setiap sekolah diharapkan mengarsipkan data dalam bentuk scan pada sekolah masing-masing yaitu:
a) Data info GTK yang telah terbit SKTP, yang ditandatangani oleh Kepsek dan guru bersangkutan.
b) Surat SPTJM yang ditandatangani Kepala Sekolah.

Kata Akmal, hal ini merupakan point penting sebab kelengkapan data merupakan hal yang krusial untuk cairnya tunjangan. Sehingga tidak adalagi yang tertinggal saat diajukan SPM.

“Kita tidak inginkan lagi masih ada guru yang belum lengkap datanya sementara guru yang lain sudah lama mempersiapkan untuk itu. Tertundanya pembayaran dikarenakan masih ada segelintir guru belum melengkapi datanya, adalah perbuatan yang zalim,” pungkas Akmal. (HR)

Berita sebelumyaPertumbuhan Kredit BPR dan BPRS di Sumut Meningkat 14,46 Persen
Berita berikutnyaRayakan HUT Ke-5 Holding Industri Pertambangan, Mind Id dan Inalum Bakti Sosial