Sutiah (107 Tahun) Naik Haji: Kisah Inspiratif & Mengharukan

Sutiah Sunyoto, 107 tahun, tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Senyum selalu menghiasi wajahnya, menunjukkan kebahagiaan mendalam yang dirasakannya. Perjalanan panjang menuju Tanah Suci

Redaksi

Sutiah (107 Tahun) Naik Haji: Kisah Inspiratif & Mengharukan
Sutiah (107 Tahun) Naik Haji: Kisah Inspiratif & Mengharukan

Sutiah Sunyoto, 107 tahun, tengah menunaikan ibadah haji di Arab Saudi. Senyum selalu menghiasi wajahnya, menunjukkan kebahagiaan mendalam yang dirasakannya. Perjalanan panjang menuju Tanah Suci ini telah ia impikan selama 13 tahun.

Tidak hanya bahagia, Mbah Sutiah, begitu ia akrab disapa, juga menunjukkan ketegaran fisik yang luar biasa. Ia menolak diperlakukan istimewa meskipun menjadi salah satu jemaah haji tertua tahun ini. Kehadirannya di Tanah Suci menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Mbah Sutiah, Jemaah Haji Tertua yang Tangguh

Bergabung dalam kloter 19 JKG, Mbah Sutiah telah beberapa kali menunaikan salat di Masjid Nabawi. “Sudah lima kali (salat di Masjid Nabawi), kuat (jalan kaki),” ujarnya di Madinah. Kemampuannya berjalan kaki hingga lima kali salat di Masjid Nabawi merupakan bukti ketahanan fisiknya yang luar biasa.

Ia berangkat haji didampingi saudaranya. Meskipun usianya telah mencapai lebih dari satu abad, semangatnya untuk menunaikan rukun Islam kelima tetap membara. “Yo senang pokoke,” katanya, menunjukkan rasa syukurnya yang tulus.

Kehidupan Sederhana Seorang Petani

Sejak muda, Mbah Sutiah berprofesi sebagai petani. Namun, karena usia, anak-anaknya melarang Mbah Sutiah untuk kembali bekerja di sawah.

Kini, Mbah Sutiah lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Meski demikian, semangat dan keceriaannya tetap terpancar. Ia menikmati masa tuanya dengan penuh syukur.

Makanan Nusantara dan Kehidupan di Arab Saudi

Mbah Sutiah tidak memiliki pantangan makanan khusus. Ia menikmati makanan Nusantara yang disediakan selama di Arab Saudi. “Ya, cocok semua,” ucapnya sambil tersenyum.

Ia mengaku baru mengetahui dirinya sebagai salah satu jemaah tertua tahun ini. Kebahagiaan yang tak terkira dirasakannya bisa menunaikan ibadah haji di usia senja.

Kemudahan Haji Ramah Lansia

Kementerian Agama (Kemenag) telah berkomitmen untuk menyelenggarakan ibadah haji yang ramah lansia. Berbagai skema telah disiapkan untuk memudahkan jemaah lansia seperti Mbah Sutiah.

Salah satunya adalah skema safari wukuf, yang mempermudah prosesi puncak haji. Kemudian ada skema murur dan tanazul untuk mengurangi beban fisik jemaah lansia selama di Muzdalifah dan Mina.

  • Skema murur memungkinkan jemaah haji dari Arafah langsung menuju Mina tanpa turun di Muzdalifah. Sekitar 50 ribu jemaah haji Indonesia akan mengikuti skema ini untuk mengurangi kepadatan di Muzdalifah.
  • Skema tanazul Mina, diperuntukkan bagi sekitar 37 ribu jemaah haji. Jemaah yang mengikuti skema ini akan menginap di hotel selama mabit di Mina.

Kisah Mbah Sutiah memberikan inspirasi bagi kita semua. Ketegaran, kesabaran, dan keikhlasannya dalam menjalankan ibadah haji patut diteladani. Semoga keberkahan selalu menyertainya dalam perjalanan spiritualnya.

Usia yang sudah lebih dari seabad tidak menghalangi Mbah Sutiah untuk menunaikan ibadah haji. Semangat dan ketegarannya menjadi bukti bahwa niat dan keimanan yang kuat mampu mengatasi segala rintangan.

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar